Minggu, 17 Agustus 2014

Golong Gilig, Bersatunya pemimpin dengan Rakyatnya.

bumi'. Jika seandainya filosofinya yg dipertahankan maka beliau filsuf kondang kagak setuju adanya replikasi golong-gilig yg akan dibangun dipojokannya itu, sama dengan 'Mbilung' kritikannya shg akan ngajak 'poso mepe' di alun2 dengan seluruh mahasiswanya, siapa yg msh ingat? Apa maksudnya seperti 'mbilung' itu? Kini filsuf kondang telah tiada, padahal penjaga filosofi yang bernilai cultural tinggi masih terus diperlukan?
"Berpeganglah kamu sekalian pd tali Allah dan janganlah kamu bercerai berai. Ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu bermusuh-musuhan, lalu Dia mempersatukan hatimu sekalian, dan dengan nikmat Allah itu kamu menjadi bersaudara, padahal dahulu kamu nyaris di tepi jurang neraka, tetapi Dia menyelamatkanmu darinya. Demikianlah tanda-Nya kepadamu agar kamu mendapat petunjuk. QS:Ali-Imran/3.103.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar