Senin, 18 Agustus 2014

Pemborosan berarti tidak berterima kasih kepada Tuhan

Terjadilah perpaduan antara 
“ekonomi” dan “ekologi” 
dan tidak ada konflik antara keduanya. 
Bahkan keduanya “saling memperkuat”. 
Usahawan untung dan lingkungan juga untung. Masyarakat pun untung karena lingkungan hidupnya tidak tercemar dan harga barang yang dibelinya juga turun. 
Business Council for Sustainable Development menyebut konsep ini “eco-efisiensi”.


Bersamaan dengan itu, jumlah limbah per unit produk berkurang, menurunkan potensi dampak terhadap lingkungan hidup.
Karena efek ganda ini, praktik itu disebut “eko-efisiensi” yang mengandung arti: efisiensi ekonomi maupun efisiensi ekologi (Schmidheiny, 1992).
Hal ini menunjukkan: ekonomi dan ekologi dapat digabung, keduanya dapat saling bersinergi.


“Efisiensi” menggunakan sumber daya ekonomi seefektif mungkin untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia sehingga tidak ada sumber daya yang terbuang (limbah).
Dari segi bisnis, naiknya efisiensi mengakibatkan lebih sedikit bahan dan energi yang terbuang sehingga lebih sedikit bahan dan energi yang dibutuhkan per unit produk. Dengan ini biaya produksi turun dan potensi profit naik.
Dari segi lingkungan hidup berkurangnya limbah berarti menurunnya potensi dampak terhadap lingkungan hidup.


Dengan meningkatkan efisiensi, lebih sedikit bahan dan energi diperlukan per unit titik lampu, sehingga akan menurunkan biaya energi per unit retribusi untuk meningkatkan potensi kas bendahara.

Pemborosan berarti tidak berterima kasih kepada Tuhan (Bani Isra’il 26-27)

Etika Pengusaha Muslim
Islam memang menghalalkan usaha perdagangan, perniagaan dan atau jual beli. Namun tentu saja untuk orang yang menjalankan usaha perdagangan secara Islam, dituntut menggunakan tata cara khusus, ada aturan mainnya yang mengatur bagaimana seharusnya seorang Muslim berusaha di bidang perdagangan agar mendapatkan berkah dan ridha Allah SWT di dunia dan akhirat.

"Dan, kamu mencintai harta benda dengan kecintaan yang banyak." (QS Alfajr [89]: 20). Allah tidak mencela kecenderungan itu, selama harta yang dicintai dan dicarinya tidak membuat ia bermaksiat kepada Allah dan berperilaku buruk kepada sesama. 
Allah justru mengapresiasi orang-orang yang memerhatikan etika dalam mencari harta, sehingga hartanya membawa keberkahan untuk pemiliknya.

BerdagangdidalamMasjid
Disepakati sebagian besar mazhab 
• ‘MazhabHanafi, mazhab ini berpendapat transaksi jual-beli dan sewa-menyewa di dalam masjid hukumnya makruh. Yang diperbolehkan melakukan akad di dalam masjid adalah akad hibah/pemberian dan sejenisnya. Disunahkan melakukan akad nikah di dalam masjid.
• MazhabMaliki, jual-beli makruh dilakukan di dalam masjid jika bisa mengganggu para jama'ah. Jika tidak mengganggu jamaah, maka hukumnya tidak makruh, mubah. Untuk akad hibah dan nikah boleh dilakukan di dalam masjid, bahkan untuk akad nikah hukumnya sunnah.
• MazhabSyafi'i, mazhab ini melarang (mengharamkan) menjadikan masjid sebagai tempat transaksi jual-beli jika dengan hal ini bisa mengurangi wibawa masjid. Namun jika tidak mengurangi wibawanya maka jual-beli di masjid hukumnya makruh. Akad nikah boleh dilakukan di dalam masjid.
• MazhabHanbali, mazhab ini melarang (mengharamkan) masjid sebagai tempat jual-beli dan sewa-menyewa. Seandainya terjadi, maka hukumnya batal, jual-belinya tidak sah. Sunnah hukumnya melakukan akad nikah di masjid.


Q.s. Al Qashash 83 artinya “Negeri akhirat itu kami jadikan bagi orang-orang yang tidak menyombongkan diri dan tidak berbuat kerusakan di bumi. Dan kesudahan (yang baik) itu bagi orang-orang yang bertakwa.”

• Ya Tuhanku, ampunilah dosa-dosaku dan hapuslah kesalahan-kesalahanku, serta matikanlah aku beserta orang-orang yang berbuat kebajikan.
• Ya Tuhanku, berilah aku apa yang telah Engkau janjikan kepadaku dengan perantaraan rasul-rasul-Mu dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari kiamat nanti.
• Sungguh Engkau sama sekali tidak akan pernah menyalahi janji
• (Al Imran:294)


Qaulan Sadida
Dasar dalam komunikasi yaitu kejujuran.
Dari kejujuran timbul kepercayaan ( trust ).
Trust akan hilang begitu kita melakukan kebohongan.
Kebohongan itu menyakitkan, orang yang dibohongi akan tersakiti, tidak ada orang yang suka dibohongi bahkan seorang pembohongpun juga tidak suka dibohongi. 
Jadi komunikasi mulai dengan kejujuran, menjauhkan diri dari kebohongan ( QS Al-Ahzab(33) : 70-71 )


(QS.40:11)

“Orang-orang kafir itu berkata, "Ya Tuhan kami, Engkau telah mematikan kami dua kali: mati dari kehidupan dunia dan mati dari kehidupan kami di alam Barzah.(1) Engkau juga telah menghidupkan kami dua kali: hidup di dunia dan hidup setelah kami dibangkitkan dari kubur. Lalu apakah ada jalan bagi kami untuk keluar dari siksaan ini?"

Wasiat
melebihi 1/3 harta
Tidak boleh berwasiat kepada orangtua atau tetangga.
Ada saksi yg adil
Tdk blh berwasiat yg berdampak negatif (kebatilan, haram, kesesatan)
Orang yang ikhlas bekerja akan mendapatkan ampunan dosa dari Allah SWT.

 Dalam sebuah hadits diriwayatkan :

مَنْ أَمْسَى كَالاًّ مِنْ عَمَلِ يَدِهِ أَمْسَى مَغْفُوْرًا لَهُ (رواه الطبراني)

Barang siapa yang sore hari duduk kelelahan lantaran pekerjaan yang telah dilakukannya, maka ia dapatkan sore hari tersebut dosa-dosanya diampuni oleh Allah SWT. (HR. Thabrani)

.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar