Senin, 08 September 2014

Sangkan Paraning Dumadi

Assalamualaikum Wr Wb,
Kisah perjalanan ruh manusia sebelum dan sesudah kehidupannya. Dan sesungguhnya tidak ada ruh yang gentayangan.
Ada Asal hidup dan ada Akhir hidup di dunia, tapi masih ada hidup lain yang menunggu waktu karena dimakan usia "Sangkan Paraning Dumadi" ini untuk berpikir lebih dan semakin beriman lagi bertaqwa, simaklah.
"Allah pencipta segala sesuatu dan Dia pemelihara segala sesuatu" QS: Az Zumar/25.59.
Sebagai makhluk yang mulia manusia selayaknya mempunyai kelebihan yang diberikan pada manusia oleh Sang Pencipta. "Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, "Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah kering dan tanah hitam yang diberi bentuk" QS: Al Hijr/15. 28. Serta kejadian ditiupkan-Nya 'ruh' pada janin dalam kandungan ibu, kajilah berikut "Maka apabila Aku telah meniupkan ke dalamnya ruh-Ku, maka tunduklah kamu kepada-Nya.
Hal yang ghaib, tidak terjangkau kapasitas akal manusia tentang ruh-Nya. Telah dijelaskan "Dan mereka bertanya kepadamu tentang ruh, katakanlah "Ruh itu urusan Tuhanku" QS: Al Isra/17. 85. Selanjutnya "Kamu tidak diberi ilmu melainkan sedikit" QS: Al Isra/17. 85.
Kehidupan kita sesudah mati telah difirmankan "Katakanlah, bahwasanya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya Ia akan menemui Kamu" QS: Al Jumu'ah/62. 8.
Kemana ruh setelah kehidupan dunia, dan bukan gentayangan kecuali perbuatan jin, yang sesungguhnya "Dan janganlah kamu katakan terhadap orang-orang yang terbunuh pada jalan Allah (bahwa mereka) itu mati, bahkan mereka itu hidup, tetapi kamu tidak menyadari" Al Baqarah/2. 154. Dan ruh pasti kembali " Hanya kepada-Nya tempat kembali" QS: At Taqhabun/64. 3. Subhanallah. Yuk Dhuha! Kenapa tidak kita upayakan menghadapi kematian untuk bisa dengan tersenyum?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar