Senin, 03 November 2014

Shalat Witir adalah barang mahal

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarahkathu,
Shalat Witir adalah barang mahal.

Bangun dan berwudhulah, bertahajud lalu shalat Witirlah!
Witir, Sunnah rakaatnya ganjil, paling sedikit satu rakaat dan paling banyak sebelas rakaat, dan inilah yang dilakukan oleh Rasulullah SAW.

A'isyah ra "Tidaklah pernah Nabi SAW shalat malam (witir) melebihi sebelas rakaat".
Keutamaan Shalat Witir Dari Ali ra,: "Sebenarnya Witir itu bukan fardlu sebagaimana shalat lima waktu yang diwajibkan.

Rasulullah saw setelah berwitir, pernah bersabda: "Wahai ahlul Quran, kerjakanlah shalat Witir sebab Allah itu Witir (Maha Esa/ganjil) dan suka sekali kepada Witir." (HR. Ahmad dan Ash-habus Sunan dan oleh Turmudzi dianggap sebagi hadits hasan, sedangkan oleh Hakim yang meriwayatkannya juga, menganggapnya sebagai hadits shahih).
"Sesungguhnya Allah Ta'ala telah menambahkan kalian dengan satu shalat, yang shalat itu lebih baik untuk dirimu dari pada unta yang merah, yakni shalat witir.
Pelaksanaannya sehabis Isya hingga terbit Fajar"

Diriwayatkan dari Abu Tamim al-Jaisyani ra bahwa Amr bin al-`Ash pernah berkhutbah di hadapan orang banyak dan berkata: "Abu Bashrah memberitahukan kepada ku bahwa Nabi saw bersabda: "Sesungguhnya Allah memberikan tambahan padamu suatu shalat, yaitu Witir. Maka kerjakanlah shalat itu antara shalat Isya hingga shalat Fajar."

Kemudian Abu Tamim berkata: "Kemudian Abu Dzar membimbing tanganku dan mengajak masuk ke dalam mesjid menuju ke tempat Abu Bashrah ra, lalu bertanya: "Benarkah engkau pernah mendengar Rasulullah besabda sebagaimana yang dikatan oleh `Amr itu?' Abu Bashrah menjawab: "Ya, aku sendiri mendengar demikian itu dari Rasulullah saw." (Diriwayatkan oleh Ahmad dengan Isnad yang sah).

Cara mengerjakan shalat witir dua rakaat satu salam, kemudian terakhir satu rakaat dengan satu salam dan bila dikerjakan tiga rakaat, maka tidak usah tasyahud awal supaya tidak menyerupai shalat Maghrib.
Sabda Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan Imam Ahmad :

"Telah berkata 'Aisyah : adalah Rasulullah SAW pernah shalat Witir tiga rakaat yang ia tidak selingi apa-apa (tasyahud) diantaranya". (HR. Ahmad).
Ushalli sunnatal witri rak'ataini lillahi ta'aalaa.
Aku niat shalat sunnah Witir dua rakaat karena Allah Ta'ala.
Ushalli sunnatal witri rak'atan lillahi ta'aalaa.
Aku niat shalat sunnah Witir satu rakaat karena Allah Ta'ala.
Ushalli sunnatal witri tsalatsa raka'aatin lillahi ta'aalaa.
Aku niat shalat sunnah Witir tiga rakaat karena Allah Ta'ala.
Do'a Setelah Shalat Witir :
Allaahumma Innaa Nas'aluka Imaanan Daa-Iman, Wa Nas'aluka Qalban Khaasyan, Wa Nas'aluka 'Ilman Naafi'an, Wa Nas'aluka Yaqiinan Shaadiqan, Wa Nas'aluka 'Amalan Shaalihan, Wa Nas'aluka Diinan Qayyiman, Wa Nas'aluka Khairan Katshran, Wa Nas'alukal 'Afwa Wal 'Aafiyah, Wa Nas'aluka Tamaamal Aafiyah, Wanas'alukasys Yukra Alal Aafiyah, Wa Nas'alukal Grilnaa 'Aninnaas. Allaahumma Rabbanaa Taqabbal Minnaa Shalaatanaa Wa-Shiyaamanaa Wa Qiyaamanaa Watakhasy-Syu'anaa Wa Tadharru'anaa Wa Ta'abbudanaa Wa Tammim Taqshiiranaa, Yaa Allaahu Yaa Allaahu Ya Allaahu Yaa Arhamar Raahimi Washallallaahu 'Alaa Khairi Khalqihi Muhammadin Wa 'Alaa Aalihi Wa Shahbihi Ajma'iina Wal Hamdu Lillaahirabbil 'Aalamiin.
"Wahai Allah! Sesungguhnya kami memohon kepada-Mu iman yang tetap, kami memohon kepada-Mu hati yang khusyu', kami memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, kami memohon kepada-Mu keyakinan yang benar, kami memohon kepada-Mu amal yang shaleh, kami memohon kepada-Mu agama yang lurus, kami memohon kepada-Mu kebaikan yang banyak, kami memohon kepada-Mu ampunan dan afiat, kami memohon kepada-Mu kesehatan yang sempurna, kami memohon kepada-Mu syukur atas kesehatan, dan kami memohon kepada-Mu terkaya dari semua manusia. Wahai Allah, Tuhan kami! Terimalah dari kami shalat kami, puasa kami, shalat malam kami, kekhusyu'an kami, kerendahan hati kami, ibadah kami, Sempurnakanlah kelalaian (kekurangan) kami, wahai Allah, wahai Allah, wahai Allah, wahai Zat Yang Paling Penyayang di antara para penyayang, Semoga rahmat Allah tercurahkan kepada sebaik-baik makhluk-Nya, Muhammad, keluarga dan sahabatnya semua, dan segala puji milik Allah, Tuhan semesta alam.
Dari Ibnu ‘Abbas,
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ فِي الوِتْرِ: بِسَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الأَعْلَى، وَقُلْ يَا أَيُّهَا الكَافِرُونَ، وَقُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ فِي رَكْعَةٍ رَكْعَةٍ
“Dulu Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam membaca pada shalat witir: Sabbihisma Rabbikal A’laa (Al-A'laa), Qul yaa ayuhal kaafiruun (Al-Kaafiruun), dan Qul huwallaahu Ahad (Al-Ikhlash), masing-masing untuk setiap rakaat.” [Turmudzi, Nasai]
Aamin3x.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar