Rabu, 27 Mei 2015

Mari kita selaku manusia dapat lebih beriman kepada Allah dan beramal Shaleh.

Bismillah was shalatu was salamu 'ala Rasulillah, amma ba'du,
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Al-hamdu lillah الحمد لله, segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada penutup nabi dan Rasul, Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam, beserta keluarga dan para sahabatnya serta orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik sampai akhir zaman.
Mari kita selaku manusia dapat lebih beriman kepada Allah dan beramal Shaleh. Untuk itu, marilah kita simak firman Allah ta'ala berikut ini yang dapat menuntun kita agar beramal saleh. من عمل صالحا من ذكر أو أنثى وهو مؤمن فلنحيينه حياة طيبة ولنجزينهم أجرهم بأحسن ما كانوا يعملون

Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. QS: An-Nahl: 97
Allah ta'ala mengabarkan dan menjanjikan bagi siapa saja yang menggabungkan antara iman dan amal shaleh dengan kehidupan yang baik di dunia ini serta balasan kebaikan di dunia dan akhirat.
Kita orang ketika dapat lebih beriman kepada Allah ta'ala dengan iman yang benar dan berbuat amal shaleh yang dapat memperbaiki hati, akhlak, dunia dan akhirat, kita dapat memiliki pijakan dan landasan tempat menerima semua apa yang datang kepada kita manusia, baik yang berbentuk kebahagiaan dan kesenangan atau penderitaan dan kesedihan.
Ketika kita mendapatkan sesuatu yang kita cintai dan kita senangi, kita orang tentu menerimanya dengan rasa syukur serta menggunakannya sesuai fungsinya, dan jika kita menggunakannya atas dasar tersebut maka timbullah perasaan gembira seraya berharap agar kebaikan tersebut tetap ada pada kita dan mengandung berkah serta berharap teraihnya pahala karena kita orang dapat menemukan orang yang mensyukurinya.
Semua itu merupakan hal yang agung yang nilai dan berkahnya melebihi kebaikan itu sendiri sekaligus merupakan buahnya. Kita orang juga mengalami kerugian dan kesulitan sesuai kemampuan yang kita miliki, bilamana perlu kita perkecil semampunya, sabar terhadap apa yang tak mungkin kita hindari.
Kesulitan, kesusahan atau musibah kelak dapat memberikan kita pengalaman dan kekuatan bagaimana menghadapi masalah. Sabar dan berharap pahala atas apa yang kita alami, berdampak sangat besar atas hilangnya kesulitan, berganti dengan fasilitas dan harapan yang baik, keinginan akan karunia Allah dan imbalan-Nya, sebagaimana yang digambarkan Rasulullah dalam hadits shahihnya berikut ini "Sesungguhnya hal seorang mu'min itu menakjubkan, karena semua hal yang dialaminya adalah baik; jika mendapatkan kesenangan dia bersyukur, maka hal itu lebih baik baginya, jika mengalami kesulitan dia bersabar, maka hal itu lebih baik baginya, dan hal seperti itu tidak ada kecuali pada diri seorang mu'min. "(HR. Muslim).
Hendaknya kita meneladani sifat para sahabat radhiyallahu 'anhum terhadap berita dari Allah dan rasul-Nya.
Subhanallah, walhamdulillah, wala ilaha illallah, wallahu akbar.
Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wa barakaatuh,

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar