Minggu, 17 Agustus 2014

Iblis dan setan adalah sejenis

Assalamualaikum, 
Iblis dan setan adalah sejenis, bukan dua, hanya ketika mengganggu manusia dikatakan setan dan di saat lain dinamakan iblis.
'Setan-setan mereka' berarti para pemuka atau pemimpin mereka.
Memfitnah adalah zalim, dari pada menjelekkan yg lain lebih baik utamakan apa program kegiatan-mu dan strategi nyata yg dapat diimplementasikan! Karena fitnah itu penganiayaan, sebagian besar kata turunan dari 'zalama' berarti menganiaya diri sendiri dg mengerjakan apa2 yg tidak diridhoi Allah SWT.
"Demikian Kami menjadikan musuh2 bagi setiap (pemimpin) nabi itu, yaitu setan-setan (dari kalangan) manusia dan jin, sebagian dari mereka membisikkan dusta kepada sebagian yg lain sebagai tipu daya, padahal jika Tuhanmu menghendaki, tentulah mereka tidak melakukannya, oleh karena itu, biarkanlah mereka dan biarkanlah apa yg mereka buat-buat". (Qs: Al-An'am/6.112).
Damai Indonesiaku, bersatunya pemimpin dengan rakyatnya itu menjadi kuat, disimbulkan dengan golong gilig Tugu Jogja dan bukannya Tugu Pal Putih (The White Pall) yang sekarang. Jika seandainya filosofinya yg dipertahankan maka beliau alm filsuf kondang kagak setuju adanya replikasi golong gilig yg akan dibangun dipojokannya itu, sama dengan Mbilung shg akan ngajak poso mepe di alun2 seluruh mahasiswanya, siapa yg msh ingat?

Damailah negeriku, bangsaku!!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar