Minggu, 17 Agustus 2014

Memasuh Malaning Bumi' filosofi Amar ma'ruf nahi mungkar

Berikanlah kelembutan hati pada sebagian di antara kami (umat muslim) yang sedang bertikai dengan saudaranya (umat muslim), sehingga kami dapat saling berdamai dan memaafkan.
Berikanlah ketabahan, hikmah dan kesembuhan bagi saudara-saudara kami yang sedang menderita sakit jiwa maupun raganya, sakit hati dendam, dengki maupun iri hati. Mudahkanlah untuk saling menerima maupun meminta maaf.
'Memasuh Malaning Bumi' filosofi Amar ma'ruf nahi mungkar, tawaran KONSEP untuk tidak merusak citra dan jati diri serta harga diri.
Amar ma'ruf nahi munkar (al`amru bil-ma'ruf wannahyu'anil-mun'kar) dalam bahasa Arab yang maksudnya sebuah perintah untuk mengajak atau menganjurkan hal-hal yang baik dan mencegah hal-hal yang buruk bagi masyarakat, dalam syariat Islam hukumnya wajib.
Waltakun minkum ummatun yad'uuna ilaa alkhayri waya/muruuna bialma'ruufi wayanhawna 'ani almunkari waulaa-ika humu almuflihuuna
Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung. QS: Ali Imran:104.
Sangat jelas, bahwa perintah Allah adalah suatu kewajiban, dan kewajiban yang tak boleh ditawar-tawar, Sebab Firman Allah yang Berbunyi,, "Waltakun”, artinya : Wajiblah ada. Perintahnya menunjukan adanya kewajiban yang harus dilaksanakan, dikerjakan dan diusahakan. Dalam Ayat itu juga dijelaskan datangnya kebahagiaan itu semata-mata bergantung adanya amar Ma’ruf dan Nahi Munkar. Resapkan Firman Allah yang berbunyi : waulaa-ika humu almuflihuun, ARTINYA : merekalah orang-orang yang beruntung!.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar