Minggu, 21 September 2014

"Sangkan Paraning Dumadi"

Bismillahirrahmannirahim,
"Sangkan Paraning Dumadi"
Keyakinan bahwa dari Allah asal-muasal dan tempat kembalinya segala sesuatu.
Dunia yang tergelar dengan seluruh isinya termasuk insan manusia ini berasal dari Sang Pencipta dan kelak akan kembali kepada-Nya.
"Mulih Mula Mulanira"
Jalan menuju Sirathalmustaqim kisah perjalanan manusia dari mana mau ke mana? Ada asal hidup dan ada akhir hidup di dunia, tetapi masih ada hidup yang lain di akherat.
QS:6.Al-An'aam : 2
هُوَ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ طِينٍ ثُمَّ قَضَىٰ أَجَلًا ۖ وَأَجَلٌ مُسَمًّى عِنْدَهُ ۖ ثُمَّ أَنْتُمْ تَمْتَرُونَ
"Dialah Yang menciptakan kamu dari tanah, sesudah itu ditentukannya ajal (kematianmu), dan ada lagi suatu ajal yang ada pada sisi-Nya (yang Dia sendirilah mengetahuinya), kemudian kamu masih ragu-ragu (tentang berbangkit itu)."
Terdapat dua unsur pokok pada manusia berupa ruh dan jasad, dan kemudian ruh dimasukkan jasad, apabila setelah mati maka jasad akan dikubur masuk alam kubur, tetapi ruh tetap hidup, dan bukannya ruh bergentayangan.
QS:2.Al-Baqarah : 94
قُلْ إِنْ كَانَتْ لَكُمُ الدَّارُ الْآخِرَةُ عِنْدَ اللَّهِ خَالِصَةً مِنْ دُونِ النَّاسِ فَتَمَنَّوُا الْمَوْتَ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ
Katakanlah: "Jika kamu (menganggap bahwa) kampung akhirat (surga) itu khusus untukmu di sisi Allah, bukan untuk orang lain, maka inginilah kematian(mu), jika kamu memang benar."
Manusia yang sholeh ditandai dengan memperlakukan orang lain sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiannya, mengakui persamaan derajad dengan tidak membedakan suku, ras dan geneoginya, mengembangkan sikap saling mengerti, mengalah "kalah seleh, menang tanpa ngasorake, nglurug tanpa bala"

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar